sosial Masyarakat

Menantikan Wajah Baru Kota Depok

38516_620

Tak lama lagi perhelatan akbar menuju Pilkada serentak akan diselenggarakan diseluruh daerah di Indonesia. Tak terkecuali bagi kota yang telah berusia 16 tahun ini, kota Depok. Depok sebagai salah satu kota yang tengah tumbuh dan berkembang memiliki banyak tantangan dan juga peluang kedepan. Momentum pemilihan kepala daerah serentak ini menjadi momentum lompatan prestasi dan juga pembangunan kota Depok.

Depok sebagai kota yang berada diantara Ibu Kota Jakarta dan kota Bogor ini, dalam kurun waktu satu dasawarsa ini telah melahirkan banyak peningkatan dan prestasi. Seperti Penghargaan yang baru saja diraih yakni Penghargaan Kota Layak Anak pada tahun 2015 dan Penghargaan Kota Cerdas pada tahun 2015. Tentu prestasi dan penghargaan ini tidak bisa dilepaskan dari peran serta kepemimpinan dan juga partisipasi aktif warga Depok untuk ikut serta dalam proses pembangunan.

Peran kepemimpinan di kota Depok jelas sangat penting mempengaruhi wajah kota dalam lima tahun kedepan. Depok menanti pemimpin yang memahami kebutuhan serta berpengalaman mengatur srategi pembangunan kota Depok. Bukan hanya itu, namun dalam percaturan global peran kota Depok juga harus lebih konkrit untuk berkontribusi pada kompentensi bangsa di persaingan global.

Betapa tidak, keterbukaan akses informasi dan teknologi dewasa ini menuntut kota-kota besar dan potensial untuk memfasilitasi masyarakatnya menjangkau informasi dan juga kemajuan teknologi tersebut. Hal ini pun di aminkan oleh pemerintah kota Depok, yang bertekad mewujudkan kota Depok sebagai smart City ditahun 2025. Sehingga pembangunan dan proses untuk mencapai target tersebut haruslah diteruskan dan dibangun secara berkelanjutan.

Wajah baru kota Depok sejatinya tidak hanya ditentukan oleh kinerja pemerintah daerah yang dalam hal ini diemban oleh Walikota dan wakil Walikota Depok saja. Sebab kemajuan suatu masyarakat juga ditentukan oleh peran aktif masyarakat itu sendiri dalam memajukan kota dan juga lingkungannya. Sehingga pemilihan Walikota dan wakil Walikota Depok ditahun ini, kembali menjadi momentum bagi masyarakat Depok untuk menyambut perubahan dan kemajuan diwaktu yang akan datang.

Depok membutuhkan pemimpin yang jeli dan teliti melihat potensi kota Depok serta mengelolanya untuk kesejahteraan masyarakat Depok. Peran kepemimpinan yang baik disertai dengan partisipasi masyarakat Depok yang aktif tentu akan memberikan pengaruh yang positif terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Mari bersiap untuk menyambut wajah baru kota Depok. Membangun kota Depok menjadi kota yang maju dan terbaik.

http://www.hariandepok.com/45792/menantikan-wajah-baru-kota-depok 

Apa itu masyarakat dan hubungannya dengan Ekonomi

Image

Masyarakat adalah organisasi manusia yang anggotanya saling berhubungan satu sama lain. Secara makna kata masyarakat mengacu pada sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang  teratur yang mengutamakan hubungan timbal balik antar sesama anggota masyarakat.  Masyarakat secara umum juga merupakan kelompok yang terdiri dari indiviu-individu yang memeliki ketergantungan anatar satu dan yang lain dalam memenuhi kepentingan hidup yang berbeda-beda antar anggota yang satu dengan yang lain. Dalam masyarakat sangat dimungkinkan untuk terjadinya simbiosis atau hubungan saling timbal balik dalam berbagai aspek kehidupan.

Simbiosis yang terjadi bisa beranekaragam ada  timbal balik yang saling menguntungkan namun ada juga hubungan timbal balik dimana hanya ada sebelah pihak yang diuntungkan dan yang lain tidak. Simbiosis terjadi dalam berbagai aspek kehidupan dalam masyarakat ini terjadi secara alamiah dan tetap dipertahankan dengan maksud untuk menciptakan keselarasan hidup dan kenyamanan bersama dalam bermasyarakat. Adapun hubungan timbal balik yang jelas terjadi ditengah masyarakat bisa kita lihat dari kegiatan ekonomi.

Manusia sebagai makhluk sosial juga merupakan makhluk ekonomi. Yang memiliki keinginan atau kecenderungan  untuk memuaskan dirinya dengan memenuhi  kebutuhan hidupnya baik kebutuhan primer seperti sandang, pangan dan papan maupun kebutuhan sekunder seperti pendidikan, transportasi dan barang-barang rumah tangga. Oleh karana itu masyarakat secara umum punya hubungan yang erat dengan ekonomi, karena masyarakat akan berusaha mencapai kepuasaan untuk memenuhi kebutuhannya.

Secara pemenuhan kebutuhan, masyarakat mempunyai kekhawatiran yang besar dalam kelangsungkan hidupnya hal ini bisa dilihat dari munculnya persaingan-persaingan antar kelompok individu didalam suatu kelompok itu sendiri yang kemudian membuat timbulnya kompleksitas dan hubungan timbal balik yang ada. Biasanya persaingan yang ada meliputi pemilihan sumber daya dan penekannya pada aspek faktor produksi agar sektor produksi yang dijalankan oleh masing- masing kelompok itu bisa terus berjalan ditengah kelangkaan yang ada. Masyarakat secara keseluruhan adalah sebagai subjek pelaku ekonomi yang memiliki potensi yang baik dalam menghasilkan out put baik barang dan jasa jika kemudian masyarakat itu sendiri mau berkomitmen untuk melakukan kegiatan ekonomi secara profesional.

Output yang dihasilkan pun kemudian bisa berguna dalam berbagai sektor kehidupan. Dalam mengembangkan faktor- faktor produksi yang ada dasar dari pengembangan hal tersebut harus dilandasi dengan sifat kreatif, kritis dan inovatif. Kesejahteraan anggota masyarakat secara ekonomi bisa ditentukan dari seberapa besar masyarakat itu bisa mengolah faktor produksi yang ada itu kemudian di jual dan memiliki nilai. Jika kemudian pengelolaan yang dilakukan masyarakat itu baik maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan berlaku sebaliknya jika kemudian pengelolaan sumberdaya sebagai faktor produksi yang ada dimasyarakat kurang baik maka akan menimbulkan kesenjangan antar sesama anggota masyarakat dalam satu masyarakat tersebut. Selain melakukan kegiatan produksi masyarakat juga memiliki hubungan yang erat dengan prilaku Ekonomi atau nilai nilai dalam ekonomi itu sendiri sebab masyarakat juga melakukan konsumsi dan distribusi atau pemerataan, baik pemerataan pendapatan atau pemerataan output hasil produksi.

Oleh karena itu masyarakat secara umum memiliki kaitan yang erat dengan ekonomi. Karena masyarakat adalah organisasi manusia yang butuh untuk terpenuhi kebutuhannya dengan cara saling timbal balik antara anggota masyarakat yang satu dengan yang lain. Selain itu masyarakat juga melakukan kegiatan- kegiatan ekonomi seperti produksi, konsumsi dan distribusi oleh karena itu masyarakat juga masuk kedalam pelaku ekonomi. Masyarakat juga secara tidak langsung menjadi bagian utama yang potensial untuk meningkatkan kesejahtraan manusia. Baik level rendah seperti misalnya kelompok manusia itu sendiri atau pun secara luas sebuah negara jika kemudian pengelolaan yang dilakukannya baik.